Sistem Kekebalan Tubuh—Bagaimana Caranya Kulit dan Selaput Mukosa Melindungi Anda?

Sistem Kekebalan Tubuh—Bagaimana Caranya Kulit dan Selaput Mukosa Melindungi Anda?

Tahukah Anda kalau system kebal badan mempunyai peran yang sama dengan benteng dalam satu kerajaan? Deretan tembok yang menjulang tinggi serta pintu yang kuat mampu menahan serangan musuh yang siap menerobos masuk. Serangan mungkin berhasil bila benteng ini kurang kuat, diluar itu minimnya pasukan dalam benteng juga percepat robohnya kerajaan ini. Hal yang sama berlangsung pada system kebal badan, bagaimana baca juga

Apa sajakah yang bertindak dalam membuat perlindungan diri Anda pada serangan kuman?

Sama dengan benteng kerajaan yang kerapkali dilengkapi bermacam persenjataan yang peranannya untuk menyerang balik sekian perihal dengan system kebal badan. Pertahanan ini terbagi dalam jaringan rumit yang sama-sama bekerja bersama, molekul serta sel spesial ini juga akan menyerang unsur asing seperti kehadiran bakteri atau virus.

Perlindungan step pertama pada suatu benteng adalah tembok yang melingkari kota, sedang pada badan kita kulit-lah yang memegang peran itu. Kulit ini juga akan menyusahkan kuman coba masuk, kuman juga akan terbuang setiap saat kulit regenerasi dianya.

Adapula selaput mukosa (kulit tidak tebal yang melapisi hidung serta tenggorokan) yang memiliki kandungan senyawa alami lisozim yang dapat melawan kuman dengan menghancurkan dinding selnya. Senyawa ini ada pada air mata, air liur, ataupun keringat. Jadi tidak heran bila sebagian hewan bisa mengobati dianya cuma dengan menjilati luka mereka.

Apa yang berlangsung bila system pertahanan badan atau kebal badan Anda melemah?

Sama dengan benteng pertahanan yang bisa terkikis karna aspek cuaca, demikian pula system kebal badan Anda. Apa pemicunya? Hal semacam ini bisa berlangsung bila system kebal badan alami rusaknya maupun alami serangan dari penyakit yang menghabisi unsur pembentuk kebal badan.

Umpamanya penyakit AIDS yang dikarenakan oleh HIV, penyakit ini menyerang pusat kendali pada system kebal badan dengan perlahan-lahan dengan menghancurkan limfosit. Hal semacam ini mengakibatkan badan kehilangan pertahanannya serta gampang terkena penyakit yang lain sebagai komplikasi dari penyakit AIDS.

Tetapi, melemahnya system pertahanan badan tidak selamanya menyebabkan problem yang serius. Misalnya waktu Anda kekurangan antibodi pada selaput mukosa, hal itu bisa menyebabkan infeksi yang berulang serta tidak kunjung pulih, ini bisa tampak pada pasien sinusitis yang alami bronkitis serta infeksi telinga.

Keadaan pasien bisa lebih baik dengan lakukan terapi yang dianjurkan dokter, cukup istirahat, serta injeksi pembentukan antibodi. Ya, sekianlah langkah kulit serta selaput mukosa bertindak dalam barisan system kebal badan yang ikut membuat perlindungan diri Anda dari serangan penyakit.

Pasukan dalam barisan system kebal badan!

Tetapi pasukan system pertahanan badan bukan sekedar kulit maupun selaput mukosa saja, adapula sel darah putih (leukosit). Sama dengan pasukan pertahanan yang mempunyai bermacam pekerjaan sekian perihal dengan system kebal badan.

Pada badan ada tim eksekusi seperti : monosit yang bertugas masuk jaringan yang terinfeksi lantas menyerang bakteri penyebabnya problem, kemudian neutrofil yang mempunyai peran sama keluarkan bakteri yang mati berbentuk nanah, lalu limfosit juga akan merekam data serangan hingga membuat tim spesial yang dapat tangani serangan ke-2 dari kuman spesifik. Tim spesial yang lain adalah Sel B serta Sel T yang bertindak dalam pertahanan ini.

Add a Comment

Your email address will not be published.