Pemilik Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Pemilik Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Pemilik Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Angan – angan itu seolah terus keluar dari Nabila yang dimana dia akan terus mencari siapa sebenarnya pemilik dari bunga yang setiap pagi datang di depan rumahnya. Kemudian, dia tanpa sengaja teringat pada satu orang teman lamanya waktu masih duduk di bangku SMA yang memang waktu itu tampak dia terus memperhatikan gerak geriknya, dari kejauhan. Memang Nabila hanya berprasangka saja, apalagi teman – temannya waktu itu juga merasa aneh kenapa dia (si laki – laki) it uterus memperhatikan Nabila tanpa hentinya. Karena memang nantinya waktu itu sudah seperti ada yang berbisik padanya, tapi juga masih menjadi misterius seperti pengirim bunga dengan tulisan Jual Bibit dan Pohon Spathodea itu. laki – laki itu dulu juga tampak misterius seperti saat ini, maka atas dasar kemisteriusan itulah dia menggabungkan dengan beberapa bunga yang akhir – akhir ini datang kerumahnya tanpa ada nama pengirim yang jelas.

Apa yang membuat dugaannya ini semakin menguat adalah Nabila baru saja ketemu laki – laki itu dalam bulan – bulan ini tanpa ada sebuah kesengajaan. Waktu itu Nabila yang sedang berbelanja  untuk keperluan bulanan rumahnya, waktu memasuki supermarket dia ber pas – pasan dengan sosok laki – laki itu. tanpa menyapa karena masih dalam ketakutan seperti waktu SMA dulu maka Nabila tidak berani menyakan atau menyapa sosok laki – laki itu, disaat itulah kemudia seperti yang sudah – sudah laki – laki it uterus memperhatikan gerak gerik Nabila dan ketika Nabila akan melihatnya, dia sudah tidak berada di tempat tersebut. tapi, nabila berfikir kenpada harus Jual Bibit dan Pohon Spathodea dalam kode pengiriman bunga sepatu dea di depan rumahnya itu. padahal laki – laki itu tampaknya juga bukan orang yang Jual Bibit dan Pohon Spathodea sehingga, Nabila mencoba untuk melupakannya saja kejadian tersebut dan membiarkan. Tapi – tapi lagi – lagi ini tidak bisa.

Karena setiap dia bergerak di fikirannya selalu muncul pertanyaan tentang siapa sebenarnya pemilik dari bunga itu. dalam perjalanannya menuju ke rumah dari tempat dia bekerja di salah satu firma hukum dia melihat ada toko yang Jual Bibit dan Pohon Spathodea kemudian dia berusaha untuk menghampiri toko tersebut untuk memastikan mungkin mereka yang mengirimnya karena pada tempat Nabila selalu hampir setiap hari melewati jalan tersebut sehingga sangat mungkin dia tahu banyak hal tentang dirinya. Dan Nabila berharap laki – laki itu ada di toko itu sehingga dugaannya akan semakin kuat dan akan berusaha untuk memberanikan diri bertanya kepada si laki – laki itu jika benar dia ada di sana. Karena selama ini Nabila hanya diam dan tidak berani untuk menanyakan sesuatu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *