Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak

Pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak

pengertian pajak secara lengkap – Untuk dapat memahami dengan jelas mengenai perbedaan penerimaan negara pajak dan bukan pajak, kita perlu mengingat kembali beberapa definisi berikut ini:

  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menurut UU No 20 tahun 1997 tentang PNBP adalah seluruh penerimaan Pemerintah pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan.
  • Penerimaan Perpajakan menurut UU No 18 tahun 2016 tentang APBN Tahun Anggaran 2017 adalah semua penerimaan negara yang terdiri atas Pendapatan Pajak Dalam Negeri dan Pendapatan Pajak Perdagangan Internasional.
  • Pajak menurut UU Ketentuan Umun dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UU, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Beberapa waktu yang lalu timeline media sosial kita diramaikan dengan berita dan komentar-komentar mengenai kenaikan biaya pengurusan beberapa layanan di kepolisian RI sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kebanyakan komentar bernada satir dan cenderung mendiskreditkan pemerintah. jasa konsultan pajak terpercaya

Meskipun PNBP telah didefiniskan dengan jelas dalam UU No 20 tahun 1997, ternyata UU No 18 tahun 2016 juga mempunyai definisi sendiri tentang PNBP yang berbunyi:

PNBP adalah semua penerimaan pemerintah pusat  yang diterima dalam bentuk penerimaan dari Sumber Daya Alam (SDA), pendapatan bagian laba BUMN, PNBP lainnya, serta pendapatan Badan Layanan Umum (BLU). Apabila kita diperhatikan, definisi PNBP yang  diatur dalam UU No 18 tahun 2016 lebih luas dibandingkan definisi PNBP menurut UU No 20 tahun 1997. info training pajak terbaru

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat kita simpulkan bahwa penerimaan pemerintah pusat berasal dari dua jenis penerimaan bukan penerimaan perpajakan dan penerimaan bukan pajak (PNBP). Penerimaan perpajakan berasal dari pajak-pajak yang dibayar oleh masyarakat yang diatur dengan UU. Sementara itu PNBP berasal dari penerimaan SDA, pendapatan bagian laba BUMN, PNBP lainnya serta pendapatan BLU.

Sumber: Indonesian Tax Review

Add a Comment

Your email address will not be published.