Jual Bibit dan Pohon Pule Di Pasar

Jual Bibit dan Pohon Pule Di Pasar

Jual Bibit dan Pohon Pule Di Pasar

Keadaannya masih sangat ramai sekali karena pagi itu pasar baru sudah buka melihat setelah beberapa bulan yang lalu ada kebakaran hebat yang menyinggapi pasar itu. Kondisinya sangat parah memang sehingga membuat banyak pembeli lari tidak ke pasar itu lagi. Akhirnya banyak yang direnovasi karena sudah tidak akan bisa lagi untuk bisa terjadi sebuah kenyataan yang tidak akan mungkin bisa terjadi. Tapi karena pembeli mulai datang ke pasar tersebut lagi membuat para penjual dagangan Jual Bibit dan Pohon Pule juga kembali datang untuk menjual barang dagangannya. Meski tidak ramai seperti biasanya karena sudah bayak perubahan dari pasar itu setelah direnovasi banyak sekali. Inilah pada akhirnya tidak bisa dipungkiri akan menjadikannya sebuah kenyataan yang tidak akan bisa diraih lagi.

Meskipun banyak tertundanya kedatangan pedagang di pasar serentak di tujuh kabupaten/kota termasuk di Pacitan, karena kondisi pasar setelah direnovasi itu. Jadinya sudah bukan barang penting lagi karena tidak ada sebuah kenyataan kebakaran yang hebat pada pasar itulah tidak bisa semuanya berjalan lancer. Meski tidak bisa dipungkiri memang banyak yang tidak bisa terjadi lagi. Inilah namanya yang sudah terbaiki jika semua tidak direncanakan. Makanya Jual Bibit dan Pohon Pule indikasi itu terlihat jelas laris manis saat pendaftaran bakal calon dari jalur timur yang mulai ternyata hanya satu pasangan calon yang mendaftar. Arif Setya Budi mengatakan, lantaran bergulirnya dugaan adanya pengkhianatan demokrasi yang dilakukan sejumlah partai politik di Pacitan. Menurut Arif, beberapa ormas dan anggotanya akan terlibat dalam perdagangan di pasar tersebut.

Terpampang jelas keinginan nantinya yang tidak bisa terjadi lagi karena sudah banyak yang mengira itu hanya sebuah mimpi semata dari golongan yang tidak bisa dilupakan memang sudah terjadi lagi. Fenomena pindahnya pembeli akan kesepian pasar ramai kembali akibat Jual Bibit dan Pohon Pule. Seorang pria separuh baya  sebagai pengamat pasar tersebut menegaskan, selama ini pasar dinilainya gagal dalam melaksanakan daya penarikan pembeli. Harusnya mereka bisa menarik pembeli seluas-luasnya, tidak seperti ini kejadiannya. Karena itu, Arif beserta ribuan massa bakal mendesak pedagang untuk segera mengisi lapak untuk menjual dagangannya di pasar agar menarik pembeli kembali yang mengatur jago tunggal tetap di ikut sertakan dalam pasar. Kami pengamat dan penjual mendesak dan mendukung pemerintah agar segera menerbitkan Peraturan pasar. Mereka siap untuk segera mencari penjual yang selalu mau berjualan disana agar menjadikan pasar ramai. Mereka juga akan turun ke jalan mendukung aksi sejumlah ormas nantinya.  Mestinya, parpol bisa mensekrening figur-figur potensial menjadi pemimpin. Ini sebagai fakta empiris bahwa parpol dinilai gagal dalam memberikan pendewasaan politik bagi masyarakat.

Add a Comment

Your email address will not be published.