Simak Yuk Jurus Pelni Bila Pemudik Kapal Laut Benar-Benar Membeludak

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) telah lakukan beberapa mengantisipasi lonjakan penumpang mendekati arus mudik Lebaran 2019. Satu diantara yang dikerjakan ialah memotong rute pelayaran ke timur untuk tingkatkan frekwensi pelayaran.

Direktur Angkutan Penumpang serta Pelopor PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) O.M. Sodikin menjelaskan, angkutan Lebaran adalah satu yang teratur dikerjakan tiap tahunnya.

“Tanpa kenaikan ticket penerbangan sendiri, kenaikan ticket, bagasi berbayar, mungkin untuk angkutan mudik lebaran telah ada program persiapan-persiapan angkutan Lebaran,” tuturnya pada Usaha, Kamis (25/4/2019).

Selanjutnya, ia mengatakan telah mempersiapkan beberapa mengantisipasi spesial menyongsong arus mudik Lebaran 2019. Pertama, ia mempersiapkan 26 kapal penumpang dengan kemampuan 33.000 seat per kapal yang ada. Persiapan kapal jadi satu bagian menyelamatkan kemampuan.

Ke-2, dari bagian keselamatan, ia mempersiapkan perlengkapan keselamatan supaya sesuai ramp cek teratur. “Dari bagian pengawakan, disana ada kebijaksanaan, saat Angkutan Lebaran 2019, kita menyarankan pemakai layanan tidak bawa barang terlalu berlebih,” paparnya.

Seterusnya, mengingat kegiatan Lebaran biasa berlangsung sentralistik arah ke arah Jawa, baik dari Kalimantan atau arah Timur Indonesia, Pelni lakukan rerouting atau pengubahan rute dari ke Timur.

“Saya potong tidaklah sampai ke Sorong, dari basic itu kelak kita lari mengarah Jawa. Menambahkan frekwensi Batam-Belawan, saya lebih frekwensi itu,” tuturnya.

Diluar itu beberapa pelabuhan yang akan kapal pelni berlangsung lonjakan salah satunya Batam, Makassar, serta Balikpapan. Itu yang akan Pelni lihat kekuatan angkutan mudik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *