Pertanyakan Jual Ikan Koi

Pertanyakan Jual Ikan Koi

Pertanyakan Jual Ikan Koi

Mempertanyakan yang seharusnya menjadi hak dia adalah sebuah kewajaran untuk bisa menjaga  Jual Ikan Koi “Batalnya pilkada ini bukan kesalahan KPU, namun kesalahan dari partai politik pengusung. Mereka selama ini hanya melakukan manuver-manuver politik saja untuk kepentingan pribadi maupun kelompok”, jelas Joko. Lebih lanjut dia menyampaikan, terkait anggaran yang sudah dipergunakan, harus dilakukan audit. Pasalnya di masyarakat telah beredar rumor, jika sampai masa pendaftaran, anggaran yang sudah dipergunakan mencapai sekitar 30 persen atau sekitar Rp 10,5 miliar dari Rp 35 miliar yang dianggarkan. Hingga waktu pendaftaran ditutup pukul 16.00 WIB kemarin, pasangan calon bupati dan wakil bupati Blitar yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blitar hanya pasangan Rijanto – Marhenis UW (Ridho). KPU Blitar pun akhirnya menutup memperpanjang pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar yang sudha digelar selama 3 hari yakni tanggal 1-3 Agustus 2015.

Berdasar pantauan Jual Ikan Koi, satu jam menjelang pukul 16.00 WIB, kantor KPU Kabupaten Blitar masih tampak lengang. Lima komisioner KPU Blitar terlihat duduk-duduk di ruang pertemuan. Dua menit sebelum pukul 16.00 WIB, komisioner KPU berkumpul. Wajah mereka terlihat serius. Pukul 15.30 WIB, mereka masuk ruang Ketua KPU Blitar, Imron Nafifah. Pertemuan tertutup itu diperlukan untuk menyatukan suara terkait dengan penutupan masa perpanjangan waktu pendaftaran Pilbup Blitar. Sekitar 30 menit kemudian, para komisioner keluar ruangan dan menuju ke luar kantor Jual Ikan Koi untuk menggembok pintu masuk ke Kantor KPU Kabupaten Blitar yang berada di Jl Raya Sawahan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. “Kami harus pleno dulu untuk mengambil keputusan. Panwaslu juga memberikan saran dan masukan,” kata Imron. Di hadapan awak media, dia mengumumkan penutupan perpanjangan waktu pendaftaran Pilkada Blitar .

Sesuai dengan aturan itu, KPU Kabupaten Blitar diberi waktu perpanjangan pendaftaran selama tiga hari yakni mulai tanggal 1-3 Agustus 2015. Karena tidak ada yang melakukan pendaftaran sama sekali sampai batas waktu yang ditentukan akhirnya kami melakukan penutupan pendaftaran. “Kami menggembok pintu masuk KPU dan melakukan pengumuman bahwa pendaftaran gelombang kedua sudah resmi ditutup dan pilkada Jual Ikan Koi Kabupaten Blitar ditunda dan akan dilaksanakan lagi secara serentak pada bulan Februari 2017 nanti,” tegas Imron Nafifah.  “Jika dalam audit nantinya ada penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya, maka pengguna anggaran pilkada Kabupaten Blitar harus dilaporkan ke pihak berwenang”, pungkasnya. Sementara itu, disinggung soal rumor yang berkembang di masyarakat terkait anggaran yang sudah Jual Ikan Koi dipergunakan hingga masa pendaftaran ini sudah mencapai 30 persen, pihak KPU Kabupaten Blitar mengaku belum mengkalkulasi. “Dalam waktu dekat akan kami beritahu jumlah anggaran yang sudah dipergunakan,” ungkap Imron Nafifah, Ketua KPU Kabupaten Blitar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *