Hadiah Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Hadiah Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Hadiah Jual Bibit dan Pohon Spathodea

Untuk kesekian kalinya, Nabila Rosasmita menerima hadiah berupa bunga sepatu dea dari seseorang yang sama sekali tidak dia kenal. Karena, setiap kali dia baru melihatnya bunga itu ditaruh di depan rumah miliknya yang memang cukup jauh dari keramaian kota. Nabil sendiri belum bisa memprediksi dari siapa sebenarnya datangnya, hadiah – hadiah itu, karena tidak ada nama terang siapa pemilik dari pohon – pohon bunga sepatu dea itu. nabila hanya melihat adanya tulisan seperti jual bibit dan Pohon Spathodea, tapi dia tetap tidak tahu dan terus mencoba untuk mengingatnya dari mana sebenarnya bunga – bunga itu datang kerumahnya, tidak Cuma sekali itu tapi ini sudah berulang ketiga kalinya hanya dalam rentang waktu 7 hari atau satu minggu. Maka dia merasa aneh, apa lagi bunga itu muncul setiap kali dia akan berangkat ke kampus untuk menyelesaikan pascasarjana di bagian hukum di kampus yang tidak jauh dari kota dimana dia tinggal.

Nabila semakin bingung, seolah pengirim bunga itu sudah tahu kapan dan jadwal dia untuk berangkat ke kampus. Terlebih juga dia tidak pernah melakukan share aktifitasnya ke siapapun atau hanya sekedar iseng ambil foto lalu di pampang di media sosial dia merasa tidak pernah seperti itu. tapi, dia kemudian mengingat kembali dalam perjalanannya, sebenarnya siapa sosok yang dengan senang hati mengirimnya bibit bungan sepatu dea itu kepada nya, dan apa motif dibalik pengiriman bungan itu. apalagi disekitar bungan itu ada tulisan jual bibit dan Pohon Spathodea, dia jadi sangat penasaran dengan adanya tulisan seperti itu muncul di depan rumahnya. Beberapa orang di rumahnya saat mencoba untuk ditanya juga tidak tahu dari siapa sebenarnya bunga tersebut.. Mungkin petunjuk itu bisa memberikan penjelasan nantinya, tapi setelah di ingat – ingat nabila tidak pernah atau belum pernah pergi ke tempat jual bibit dan Pohon Spathodea dimanapun itu.

Sehingga, petunjuk itu justru membuatnya semakin ganjil dan bingung apa sebenarnya motif dan apa yang di inginkan oleh si pengirim bunga itu kepada dia. Karena kebingungannya ini sampai dia tidak focus pada yang saat ini sedang dia jalani. Proses kegiatan perkuliahannya jadi terhambat dan dia jadi telat sampai kampus hanya untuk memikirkan siapa sebenarnya pengirim bunga yang memiliki kode jual bibit dan Pohon Spathodea itu. nantinya dia sangat ingin bertemu langsung dengan seorang yang mengirimkan bunga itu bahkan dia berjanji akan mencarinya sampai ketemu sampai kapanpun untuk bisa menemukan siapap sebenarnya pengirim bunga itu. dia juga terus memantau gerak – gerik orang yang ada di sekitarnya agar bisa mendapatkan petunjuk lain untuk bisa menemukan siapa sebenarnya pengirim bunga itu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *